13/09/2016
327 Views
KARAWANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang, Suroto, menjawab soal keberadaan PT. BSS, Yayasan Penyalur Tenaga Kerja Milik “Orang Dekat” Bupati.
“Kita (Pemkab Karawang) belum bisa melakukan tindakan apa-apa terkait keberadaan PT BSS, begitupun dengan yayasan-yayasan penyalur tenaga kerja lainnya. Jadi, saat ini ya dibiarkan saja,” ujarnya, saat ditemui tintabiru.com/, beberapa hari lalu di kediamannya.
Dalam hal ini, kata dia, pihaknya tak memiliki daya dan kekuasaan untuk melakukan tindakan, apalagi penutupan. Meski Pemkab Karawang melalui bupati telah mengeluarkan sistem penerimaan tenaga kerja melalui program satu pintu di Disnakertrans.
“Upaya yang kita lakukan adalah melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahan terkait sistem penerimaan tenaga kerja melalui program satu pintu. Hasilnya, banyak perusahaan yang mendukung program ini dan mau bekerjasama dengan pemerintah daerah. Dan bulan depan kita sudah mulai melakukan magang besar-besaran untuk ribuan pencari kerja di ratusan perusahaan,” tambahnya.
Sekedar mengulas, aksi percaloan tenaga kerja berkedok yayasan dan organisasi, ternyata masih terjadi di Kabupaten Karawang. Padahal dalam hal ini, pemkab setempat sudah membuat aturan baru terkait perekrutan tenaga kerja, melalui program satu pintu di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). Ironisnya, salah satu pelakunya adalah orang dekat, sekaligus tim sukses Bupati Karawang. Parahnya, percaloan tenaga kerja itu dilakukan dengan menggunakan “bendera” Karang Taruna.
Aktivitas percaloan tenaga kerja berkedok yayasan yang dilakukan oleh orang dekat Bupati Karawang itu terungkap dari pengakuan sejumlah pencari kerja dan perusahaan yang ada di sejumlah kawasan serta zona industri di Karawang. (hsn)







