11/03/2017
Tak Berkategori
9 Views
Oleh: Bayu Sid
TAK lama lagi di Kota Bandung akan hadir transportasi massal berupa light rail transit (LRT) metro kapsul. Rencananya, peletakan batu pertama (groundbreaking) transportasi massal yang memakank anggaran antara Rp 500 m iliar sampai Rp 1 triliun ini, akan dilakukan Mei mendatang.
“Insyaallah, Desember bisa selesai dan awal tahun depan bisa digunakan, doakan saja. Saya sudah bertemu dan membahas secara langsung perihal ini kepada Pak Jokowi (Presiden RI), Jumat (10/3/2017), di Istana Negara,” ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, di Hotel Horison, Bandung.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyetujui proyek tetrsebut. “Insya Allah dalam waktu dua bulan kami sudah mulai groundbreaking,” tambah Kang Emil.
Dijelaskan dia, nilai proyek pengerjaan metro kapsul sepanjang 3 kilometer, memerlukan dana sebesar Rp 500 miliar, sedangkan jika proyek yang 6 kilometer membutuhkan Rp 1 triliun.
“Dana Rp 500 miliar ini hanya sampai Alun-alun Kota Bandung dari Stasiun Bandung. Tapi, jika Rp 1 triliun itu hingga ke Tegallega berputar sampai Stasiun Bandung.
Pengerjaan proyek sepanjang 6 km tersebut dibagi dua tahap, yakni pertama, sepanjang 3 kilometer mulai Stasiun Bandung hingga ke Dalem Kaum, dengan ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2017.
Selanjutnya, sepanjang 3 kilometer lainnya, hingga ke Tegalega, dengan target mulai beroperasi pada pertengahan tahun depan.
“Semua biaya dari PT PP, dengan menggunakan teknologi lokal anak bangsa buatan Subang,” katanya. (*)







