JAKARTA -Ada rusuh di Demo 4 November. Massa beratribut HMI tiba-tiba terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang berjaga, Jumat (4/11/2016) malam. Massa dari HMI menyerang polisi dengan batu dan kayu, sedangkan polisi membalasnya dengan tembakan gas air mata.
Tiga anggota kepolisian terluka akibat lemparan batu dan pukulan kayu. Di antara mereka, terdapat pula Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya Brigjen Pol Suntana, dia terkena gas air mata.
Suntana dan tiga anak buahnya langsung dievakuasi dari lokasi bentrokan. Mereka dibopong sejumlah petugas ke lokasi yang lebih aman.
Suasana ricuh pecah saat aparat memukul mundur massa demonstran. Personel Brimob yang awalnya istirahat di Balai Kota kembali disiagakan.
Di Balai Kota, pasukan Brimob mulai kembali disiagakan di depan Balai Kota. Selain itu, water canon juga disiapkan. Di Jalan Medan Merdeka Selatan, massa demonstran terlihat berlalu lalang.
Sementara, anggota FPI terus berupaya menenangkan perusuh, yang sebagian besar merupakan HMI, dengan menaiki mobil kepolisian. Namun sayangnya upaya tersebut tidak diindahkan.
Saat ini, polisi sudah menggerakkan mobil water cannon untuk membubarkan massa. Tembakan gas air mata dan lemparan baru masih terus terjadi. (lit)
Related
