Terpisah, Dewa orang tua Radja Rahayu Putra mengaku sudah tidak sanggup lagi untuk membayar biaya rumah sakit, maka dirinya meminta kebijakan kepada pihak rumah sakit agar bisa dibebaskan dari semua tunggakan. 

“Memang tadi ada orang rumah sakit yang telepon ke saya dan pihak rumah sakit katanya ada potongan sebesar Rp700 ribu. Tapi kan saya sudah tidak punya uang lagi, uang dari mana ini aja masih dalam kondisi berduka,” tuturnya. 

Hal ini juga mendapatkan perhatian serius dari anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Sri Budiharjo Herman. Pria yang akrab disapa SBH ini menilai harusnya ada kebijakan yang diberikan oleh pihak rumah sakit apalagi ini menyangkut nyawa manusia. 

“Ini sungguh sangat tidak manusiawi, disaat orang terkena musibah malah ada penekanan dari rumah sakit apalagi harus ada jaminan segala macam,” ungkap SBH. (Muslimin)