Disebutkan Acep bahwa Ikatan Cendekiawan Muslim merupakan wadah organisasi yang lahir bukan karena kebetulan sejarah belaka, namun erat kaitannya dengan perkembangan global dan regional di luar ataupun di dalam negeri. Untuk itu, kehadiran organisasi ini diharapkan sebagai wadah untuk menyampaikan gagasan brilian, kompeherensif, mendalam dan akurat berdasarkan pada analisis teoris dan empiris.

Selanjutnya terkait dengan capaian Visi Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) berbasis Desa, Acep menuturkan bahwa pemerintah Kabupaten Kuningan akan terus berupaya dan bekerja keras dan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

“Sebagaimana dengan tahapan pembangunan yang diamanatkan oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kuningan 2018-2023, diantaranya melalui percepatan peningkatan ekonomi, investasi dan pengembangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur, rehabilitasi dan aksesibilitas pendidikan, percepatan sektor pertanian dan pariwisata, serta peningkatan produktifitas UMKM dan lapangan kerja. Pemerintah telah berupaya untuk memastikan capaian dapat terlaksana sesuai dengan yang diamanatkan,” jelas Acep.

Untuk peningkatan ekonomi, investasi dan pengembangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur, masih kata Acep, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong upaya peningkatan infrastruktur strategis seperti pembangunan Jalan Lingkar Timur – Selatan untuk membuka sumbatan keterisolasian wilayah dan diharapkan dapat membuka dan meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat.  Peningkatan infrastruktur juga ditujukan untuk peningkatan akses pada area-area produktif seperti sentra pertanian dan pariwisata.

“Pada percepatan rehabilitasi dan aksebilitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah banyak sekali melakukan perbaikan. Seperti rehabilitas ruang kelas, pembangunan ruang kelas baru, pemberian beasiswa, pembangunan perpustakaan dan peningkatan harapan lama sekolah,” kata Acep.

Pada percepatan sektor pertanian dan pariwisata, lanjut Acep, Visi Misi Kabupaten Kuningan telah menetapkan terbangunnya 100 Desa Pinunjul dan 25 Desa Wisata. Dimana pada implementasinya, semenjak tahun 2019 telah terbangun 124 Desa Pinunjul dengan kategori (Pinunjul Agro, Pinunjul Industri, Pinunjul UMKM, Pinunjul Koperasi dan Pinunjul Pendidikan)  dan telah dibentuknya 21 Desa Wisata.

“Untuk pengembangan ekonomi regional, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah melakukan peningkatan UMKM dan lapangan pekerjaan. dengan memunculkan banyak  wirausahawan baru berbasis industri kreatif, bantuan modal usaha kecil, pembukaan lapangan pekerjaan, dimana pemerintah kabupaten kuningan telah melakukan berbagai terobosan dalam membuka keran investasi selebar-lebarnya,” ungkap Acep.