“Saat ini yang positif Covid-19 di Kota Cirebon menjadi 10 orang, sebelumnya hanya 8 orang. Dengan tiga dalam pengawasan, lima sudah sembuh dan dua orang meninggal dunia,” imbuhnya.

Senada dengan Edi, Wakil Walikota Cirebon Hj Eti Herawati menyampaikan, Pemkot Cirebon terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan memperbanyak rapid test, pada wilayah atau tempat yang rawan penularan.

“Gugus Tugas Covid-19 Kota Cirebon telah berupaya keras dalam penanganan penyebaran Covid-19. Peran serta masyarakat harus lebih ditingkatkan, selalu menerapkan protokol kesehatan disetiap aktivitasnya,” tegasnya.

Terkait dua orang yang positif Covid-19, Eti meminta petugas harus cepat tanggap. Pasalnya, tempat tinggal keduanya adalah perkampungan yang padat penduduk. Disebutkannya, di daerah itu satu RW bisa dihuni lebih dari 2000 jiwa. Sehingga bisa saja mudah menular kepada warga yang lainnya. Bila diperlukan bisa wilayah itu dikarantina untuk sementara.

“Adaptasi kebiasaan baru (AKB) tetap dilaksanakan. Tidak terpengaruh adanya dua orang yang positif Covid-19 ini. Tapi dengan begini protokol kesehatan akan lebih diperhatikan, karena pusat perbelanjaan dan keramaian sudah mulai kembali dibuka,” tandasnya.(gus)