Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu juga membenarkan kabar itu. Dan dia menyebutkan saat ini sedang menunggu hasil swab yang kedua.

“Iya benar, kemarin pak Sekda sudah di cek, hasilnya reaktif, tapi hari ini Swab hasilnya belum keluar,” kata IB, panggilan akrab Indra Bayu.

IB menyebutkan yang lebih paham adalah Dinas Kesehatan, karena pihaknya hanya menghimpun data dari Dinas Kesehatan.

Ditanya koronlogis, IB menyebutkan bahwa sepulang dari Kota Padang, semua yang berangkat dilakukan pemeriksaan di Labkesda dan semua negatif, dan kebetulan hanya satu yang Reaktif.

Terpisah, Ajudan Sekda saat dihubungi tidak mengaku bahwa pimpinannya terkena Covid -19, namun dia menyebutkan saat ini sedang istirahat karena kelelahan sepulang dari Kota Padang pada minggu kemarin.

“Bapak lagi istirahat, tapi biasa ikut virtual Lemhanas, kalau sakit sih engga, cuma kecapean saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan Hj. Susi Lusiyanti saat dihubungi membenarkan kabar tersebut. Diakuinya sebelumnya Sekda menghubunginya mengaku kondisi kurang sehat mengalami batuk pilek selama dua hari.

“Sepulang dari Padang, senin kemarin pak Sekda dilakukan Rapid Swab Antigen, dan hasilnya reaktif, dengan akurasi 80 persen,” ujar Susi.

Namun, lanjut Susi, karena masih ada jarak 20% lagi, maka hari ini dilakukan PCR atau Swab dan hasilnya belum keluar kemungkinan besok, karena dari Gunung Djatinya masih mengantri.

“Jika nanti masih positif maka harus isolasi minimal 5 hari, maksimal 7 hari lalu di Swab ulang sampai keluar hasilnya negative,” kata Susi. (Ali)