“Hanya untuk aktifitas kedinasan untuk sementara saya serahkan pada pimpinan mengingat saya tengah melaksanakan isolasi mandiri,” katanya.

Dian menyebutkan, hampir 8 bulan atau selama pandemi Covid-19 dia bekerja seperti biasa, serta berupaya maksimal untuk berhati-hati dan hidup sehat sesuai anjuran protokol kesehatan.

“Namun sekuat-kuatnya manusia berikhtiar, tuhan mempunyai kehendak lain. Insya Allah semua ada hikmahnya,” ujar Dian.

Untuk itu, Dian juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat, meski kondisi sudah jenuh, tetap hati-hati dan waspada. Jangan menganggap remeh Covid-19 dan jangan lengah.

“Virus ada di sekeliling kita. Terapkan secara konsisten protokol kesehatan secara baik dan maksimal, kesehatan adalah utama dan tentu segalanya,” kata Dian.

Dian juga meminta doa dari semuanya agar dia cepat diberikan kesembuhan dan dapat segera beraktivitas kembali seperti sediakala. Dan semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dan melindungi seluruh ummatnya.

Seperti diberitakan kemarin, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar dikabarkan reaktif Covid-19 sepulang dari pembukaan MTQ Tingkat Nasional di Kota Padang, Sumatera Barat akhir pekan lalu.

Kabarnya, sebanyak 9 orang yang berangkat mulai dari Sekda Kuningan hingga tim dari Bagian Kesra Setda Kuningan sejak kemarin dan hari ini dilakukan pemeriksaan Rapid Swab Antigen di Labkesda Dinas Kesehatan Kuningan.

Dari 9 orang yang diperiksa, hanya 1 orang yang reaktif yaitu Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar.   

 “Infonya sih seperti itu, tapi belum cek kebenarannya,” Kata Jubir Crisis Center Covid -19, Agus Mauludin, Selasa (17/11).