20 November 2016
KARAWANG – Warga Lingkungan Kolijaya, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang tagih janji PDAM Karawang. Pemasangan sambungan baru dianggap mandek, padahal mereka sudah bayar biaya administrasi, satu orang Rp 475 ribu.
“Kami mengajukan pemasangan baru pada bulan September 2016. Tapi hingga sekarang belum juga ada pemasangan. Padahal kami sudah mengikuti aturan yang diberlakukan pihak PDAM Karawang, dengan membayar DP sebesar Rp450 ribu ditambah administrasi Rp24 ribu,” ujar warga Kolijaya yang juga pemohon pemasangan sambungan baru PDAM Karawang, Sri Mulyani, Minggu (20/11/2016).
Dikatakan Sri, saat mengajukan permohonan pemasangan itu, pihak PDAM berjanji kalau pemasangan akan dilakukan tak lebih dari dua minggu. Namun kenyataannya, hingga saat ini belum juga terealisasi.
“Kami diminta membayar uang muka terlebih dulu sebesar Rp450 biru. Itu kami lakukan. Kami juga diminta bayar administrasi sebesar Rp24 ribu, juga dilakukan. Berikut juga melaksanakan persyaratan lainnya,” lanjutnya.
Dikatakan dia, pemohon pemasangan sambungan baru PDAM Karawang di Lingkungan Kolijaya ada dua orang. Selain dirinya juga ada warga lain bernama Rodiah. Dan Rodiah juga sudah melakukan semua persyaratan, termasuk bayar DP plus administrasi. “Kami mengajukan itu barengan,” ucapnya.
Dipaparkan dia, biaya total pemasangan PDAM sebesar Rp889 ribu. Pembayaran di muka berupa 50 persen dari total itu, kemudian sisanya bisa diangsur selama 8 bulan, sebesar Rp55 ribu setiap bulannya.
“Yang anehnya lagi, PDAM belum dipasang, tapi kami sudah dikenai beban harus membayar angsuran sisa pembayaran di bulan November kemarin,” katanya.
Dalam hal ini, Sri sudah sering menghubungi pihak PDAM Karawang, menanyakan kapan pemasangan sambungan baru di rumahnya itu. Namun lagi-lagi, pihak PDAM beralasan kalau meteran barunya belum ada.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Karawang. (hsn)

