Insiden di Desa Wanajaya, PT. PL: Kami yang Diserang Sekelompok Orang Tak Dikenal –

11 Oktober 2016

Headline, Karawang

KARAWANG – Ini versi PT. Pertiwi Lestari terkait insiden di lahan Kampung Cisadang Desa Wanajaya Kecamatan Telukjambe Barat. Pihak PT. Pertiwi Lestari mengatakan, pihaknya yang mendapatkan penyerangan dari sekelompok orang tak dikenal saat melakukan perbaikan akses jalan dari Kampung Cisadang hingga Kiara Hayam.

Dari insiden itu,puluhan orang menjadi korban. Lima orang luka bacok di kepala, satu orang patah tangan, satu geger otak dan belasan lainnya luka-luka lebam, akibat terpukul benda tumpul.

Menurut Humas PT. Pertiwi Lestari, Agus Rijanto, Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. “Saat itu kami tengah melakukan pekerjaan perbaikan akses. Tiba-tiba kami diserang. Saat itu kami dikawal 30 anggota keamanan. Mereka menghadang dari berbagai arah. Mereka mengenakan penutup wajah. Mereka langsung menyerang pekerja secara membabi buta,” ujar Agus.

Dikatakan Agus, perbaikan akses itu sudah dilakukan sejak seminggu yang lalu. Jalan tersebut merupakan jalan resmi keluar masuk Konsorsium. “Para korab sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat,” lanjutnya.

Para korban terdiri dari Sekuriti dan pengawas lapanga (karyawan PT. PL). Sementara kendaraan yang rusak akibat bentrok, satu unit truk, satu unit kendaraan operasional dan satu alat berat. “Kendaraan yang rusak itu hingga kini masih berada di lokasi.

Sebelumnya, pihak KPP STN mengaku, pembongkaran lahan di Kecamatan Teluk Jambe Barat Kabupaten Karawang, yang dilakukan PT. Pertiwi Lestari (PL), ricuh, Selasa (11/10/2016). Para petani penggarap lahan terlibat bentrok dengan aparat keamanan dari PT. PL, hingga seorang ibu terluka.

“Barusan kami  mendapat kabar dari Pengurus Organisasi Tani Lokal Dusun Cisadang Desa Wanajaya bahwa pihak PT. Pertiwi Lestari memaksa eksavator masuk ke ladang petani untuk menggusur tanaman mereka yang dikawal oleh pasukan Brimob dan Satpam PT. Pertiwi Lestari,” ujar Ketua KPP STN Ahmad Rifai.

Tindakan tersebut mendapat perlawanan dari petani hingga bentrokan tidak dapat dihindari dan mengakibatkan Ernawati (39) mengalami luka di tangan kiri, paha kiri. (hsn)

 

 

Pos terkait