Gabungan Ormas Islam di Jabar Desak Penegak Hukum Segera Tangkap Ahok –

21 Oktober 2016

Bandung

BANDUNG – Ratusan orang dari berbagai ormas Islam di Jabar menuntut aparat hukum segera menangkap Basuki Tjahaja Purnama aliasAhok atas tuduhan penistaan Alquran. Tuntutan mereka disampaikan lewat sebuah aksi unjuk rasa di Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (21/10/2016).

Sekitar 500 orang yang berasal dari Front Pembela Islam, Gerakan Reformis Islam, dan Pemuda Persatuan Islam (Persis), dalam aksinya juga membentangkan spanduk bertuliskan desakan pada aparat penegak hukum untuk segera menangkap Ahok.

“Aksi ini tidak berkaitan dengan politik, tapi aksi ini tentang kemarahan kita karena Ahok telah menghina Alquran, marah karena Ahok menghina ulama, marah karena Ahok menghina Islam. Kita tuntut polisi untuk menindak Ahok karena ini murni pidana, Ahok telah melanggar undang-undang tentang penistaan agama,” kata salah seorang orator dari Pemuda Persis dalam orasinya.

Koordinator Aliansi Pergerakan Islam Jawa Barat, Asep Syarifudin menambahkan, jika polisi tidak menindaklanjuti laporan yang masuk soal penistaan agama oleh Ahok, mereka mengancam bergerak ke Jakarta. “Kalau sampai 28 Oktober polisi tidak juga menangkap dan menghukum Ahok, kami akan berbondong-bondong ke Jakarta pada 4 November,” terangnya.

Massa tersebut membawa spanduk kecaman untuk Ahok. Seperti, ‘Tangkap dan Adili Ahok Wahai Aparatku yang Gagah Perkasa Mau Nunggu Bukti Apalagi Untuk Menghukum Sang Durjana Ahok, dan Jika Ahok Tidak Diproses Hukum Kami Umat Islam Jabar Siap Bergerak Ke Jakarta.’

Pantauan merdeka.com, aksi damai itu dikawal ketat aparat gabungan dari Brimob Polda Jabar, TNI, Dalmas Polda Jabar, dan Polrestabes Bandung. Mereka sekitar satu jam berorasi kemudian melakukan longmarch ke Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung. (mdc)

Pos terkait