KOTA CIREBON, (FC).- Tidak banyak orang yang tahu bahwa 14 September yang lalu, merupakan Hari Kunjung Perpustakaan. Ditetapkan pertama kali oleh Presiden Soeharto pada 14 September 1995, pada saat itu juga dicanangkan Bulan Gemar Membaca. 

Nah, tepat 25 tahun peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, perpustakaan di seluruh Indonesia diharapkan mampu berinovasi menjadi lokomotif peningkatan minat baca di tengah masyarakat. 

Demikian disampaikan Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati, kepada FC, Rabu (16/9). Menurutnya, pandemi Covid-19 ini tengah mengubah sudut pandang banyak orang, dan mengukuhkan konsep revolusi industri 4.0 itu telah menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia.

Saat ini ruang digital menjadi hal yang wajar dan efektif dalam mendapatkan segala sesuatu. Termasuk salah satunya pemenuhan kebutuhan informasi dan ilmu pengetahuan.

“Tak hanya saat perayaan saja, spirit dalam mengembangkan budaya membaca harus selalu kita tanamkan. Kapanpun dan dimanapun,” jelas Eti yang juga merupakan Bunda Literasi Kota Cirebon.

Ditengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, meski layanan perpustakaan berjalan, tetap ada pembatasan dan protokol kesehatan yang diterapkan. Sesungguhnya mengunjungi perpustakaan tidak harus datang secara fisik. Kini kita bisa berkunjung secara virtual.