MAJALENGKA, (FC). – Puluhan petugas Lapas Kelas IIB Majalengka mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Diharapkan, dengan adanya vaksinasi ini dapat meminimalisir terjadinya penyebaran virus corona di lingkungan lapas.

Dalam pelaksanaanya, ada 62 petugas yang mendapatkan vaksin Sinovac yang digelar di halaman Kantor BPBD Majalengka, Senin (15/3).

Adapun, para petugas lapas ini menjadi prioritas penerima vaksin karena merupakan pelayan publik yang bersinggungan dengan masyarakat luas.

Namun beruntung, hingga saat ini tidak ditemukan adanya petugas atau warga binaan yang positif Covid-19 sehingga tidak menjadi klaster Lapas.

Kalapas Majalengka, Suparman mengatakan, ada sebanyak 62 pegawainya yang mengikuti vaksinasi tahap kedua Covid-19 ini.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik.

“Kami ini merupakan salah satu yang memperoleh prioritas tahap ini, mengingat tugas dan tanggungjawab kami yang kerap bersinggungan langsung dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP),” ujar Suparman selepas menerima vaksinasi, Senin (15/3).

Di samping itu, petugas Lapas Majalengka juga, jelas dia, adalah salah satu garda terdepan dalam memberikan pelayanan terhadap warga binaan yang berada di lapas.

Dikatakannya, dengan penyuntikan vaksin hari ini, diharapkan dapat menjadi salah satu cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dalam masyarakat, khususnya di lingkungan lapas kelas II B Majalengka.

“Saya berharap, untuk mencegah terjadinya klaster Lapas, agar pemerintah daerah juga memberikan vaksinasi terhadap warga binaan. Diharapkan dengan adanya vaksinasi itu dapat meminimalisir terjadinya penyebaran virus Corona di lingkungan lapas,” ungkap dia.

Sementara, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini dilakukan di sejumlah titik. Informasi yang diterima, sebanyak 3.008 orang sebagai kategori pelayan publik yang mengikuti vaksinasi tahap kedua. (Munadi)