KOTA CIREBON, (FC).- Dukungan penyatuan hari jadi antara Kota dan Kabupaten Cirebon kembali mendapatkan dukungan. Kali ini datang dari Wakil Ketua DPRD M Handarujati Kalamullah.

Pria yang akrab disapa Andru ini menyampaikan, prinsipnya bila ini berdampak positif bagi kedua daerah, hal ini bisa saja dimungkinkan terjadi. Melalui kajian yang mendalam, baik sumber literaturnya, mana yang ingin dipakai.

Literatur yang dimaksud adalah apakah nantinya memakai Purwaka Caruban Nagari dari Kota Cirebon, yang merupakan karya dari Pangeran Arya Cirebon. Kemudian terkait penanggalannya, dimulai dari mana. Apakah dari Babad Alas Witana ataupun dimulai dari berdirinya Negara Carbon pada saat itu.

“Selain itu, harus dilibatkan para sejarawan untuk mengkaji secara mendalam hal-hal yang terlupakan terkait penentuan hari jadi Cirebon,” ujarnya kepada FC, Minggu (23/8).

Dilibatkannya sejarawan, kata dia, guna mendapatkan sisi yang paling pas penanggalan hari jadi. Karena mereka memiliki kompetensi yang tepat akan hal ini. Apakah yang ke 651 sebagai mana Hari Jadi Kota Cirebon atau yang ke 538 yang merupakan Hari Jadi Kabupaten Cirebon.

Pihaknya dalam posisi mendukung penyatuan hari jadi ini. Pasalnya antara kota dan kabupaten ini ruang lingkupnya sama. Apalagi keduanya memiliki kesamaan sejarah dan keturunan dari Sunan Gunung Jati.