“Kita bertekad untuk menjadikan Kriyan Barat sebagai kampung batik berpewarna alam yang maju di Kota Cirebon,” ujar Eti.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menjelaskan, jika pelatihan yang dilakukan hari ini merupakan amanah yang disampaikan oleh pemimpin daerah di Kota Cirebon tahun lalu.

Selama 6 bulan terakhir, pihaknya berkoordinasi dengan pengrajin, inisiator dan camat agar pelatihan yang diberikan tidak keluar dari rel yang telah direncanakan sejak awal.

Bahkan selama setahun ini, warga Kriyan Barat juga diberikan base camp untuk mereka mengeksplor maupun memamerkan hasil batik buatan mereka.

“Untuk menjadikan Kriyan Barat sebagai kampung batik, tetap dibutuhkan dukungan. Tidak hanya dari pemerintah daerah namun juga stakeholder terkait lainnya,” tutur Agus.

Kampung Kriyan Barat ini, nantinya akan dipersiapkan untuk menjadi kampung wisata batik. Dengan harapan, bisa mendongkrak pariwisata di Kota Cirebon. (Muslimin)