LEMAHWUNGKUK, (FC).- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus melakukan upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Cirebon.

Untuk mendukung hal itu, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Agus Sukmanjaya membuka pelatihan membatik di Kampung Kriyan Barat RW 17 Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, Selasa (3/3).

Seperti diketahui, pada tahap pertama pelatihan sudah diberikan kepada warga Kriyan Barat. Pemda Kota Cirebon kembali memberikan pelatihan agar keterampilan membatik warga Kriyan Barat semakin mahir. Bahkan tidak hanya memberikan pelatihan membatik, warga Kriyan Barat juga dilatih untuk menjual produk mereka secara online.

“Pelatihannya saat itu di Baperkam,” ungkap Eti kepada FC.

Terdapat berbagai kendala yang menyebabkan hingga kini penjualan secara online belum bisa dilakukan secara maksimal. Diantaranya produksi yang terbatas karena belum semua warga Kriyan Barat ikut membuat batik berpewarna alam ini.

Karena itu, Pemda Kota Cirebon terus mendorong agar warga Kriyan Barat lebih banyak lagi yang membatik. Sehingga produksi batik berpewarna alam dari Kriyan Barat akan lebih banyak lagi.

“Kita bertekad untuk menjadikan Kriyan Barat sebagai kampung batik berpewarna alam yang maju di Kota Cirebon,” ujar Eti.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menjelaskan, jika pelatihan yang dilakukan hari ini merupakan amanah yang disampaikan oleh pemimpin daerah di Kota Cirebon tahun lalu.

Selama 6 bulan terakhir, pihaknya berkoordinasi dengan pengrajin, inisiator dan camat agar pelatihan yang diberikan tidak keluar dari rel yang telah direncanakan sejak awal.

Bahkan selama setahun ini, warga Kriyan Barat juga diberikan base camp untuk mereka mengeksplor maupun memamerkan hasil batik buatan mereka.

“Untuk menjadikan Kriyan Barat sebagai kampung batik, tetap dibutuhkan dukungan. Tidak hanya dari pemerintah daerah namun juga stakeholder terkait lainnya,” tutur Agus.

Kampung Kriyan Barat ini, nantinya akan dipersiapkan untuk menjadi kampung wisata batik. Dengan harapan, bisa mendongkrak pariwisata di Kota Cirebon. (Muslimin)