Untuk lebih kondusif dan tidak ada kekhawairan dari warga, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten agar secepatnya bisa menyalurkan bantuan sosial dari Bupati Cirebon.

Dengan harapan, ketika bantuan Bupati itu terlaksana berbarengan atau bisa lebih awal dengan bantuan lain, akan lebih bagus dan pihak desa akan lebih ringan untuk meng input data.

“Bantuan Bupati sudah ditunggu-tunggu, akan menjadi pekerjaan berat kembali ketika bantuan Bupati ini masih menggantung dan warga kami yang memang sudah terdata, harap-harap cemas ketika tidak di cover oleh BLT Dana Desa,” tegasnya.

Selain itu juga, menjadi dilemma bagi Desa ketika dibantu oleh BLT Dana Desa, kemudian pada saat dana bantuan Bupati turun yang mungkin bisa mengakibatkan adanya double counting atau ganda penerima.

“Ganda bantuan itu menjadi pekerjaan tambahan, kenapa bantuan Bupati sendiri atau bantuan ya istilahnya orang tua kita sendiri ini masih belum ada kepastian kapan turunnya, kami harapkan kepastian dari bapak kami, agar bisa direalisasikan segera agar tidak menjadi berita-berita yang miring atau negatif sehingga menjadi hal-hal konsumsi masyarakat di medsos,” pungkasnya. (Harun)