Nenek Sajong Hidup Sebatang Kara di Gubug Reyot
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
“Di tahun ini, ada rehabilitasi rutilahu, dan salah satu sasarannya adalah rumah Nenek Sajong,” ungkapnya.
Joni mengharapkan, selain bantuan dari pemerintah desa, masyarakat setempat juga bisa membantu Nenek Sajong, baik berupa material maupun tenaga.
“Dalam hal ini, tentunya kami mengajak kepada warga, untuk bisa bersama sama membantu beliau, di usia beliau yang sudah senja, diharapkan sih kita bisa memberikan sebagian rezeki kita untuk membantu Nenek Sajong,” tegasnya.
Sementara itu, Caryono, tetangga yang juga menantu cucu mengatakan, untuk makan setiap hari disediakan oleh keluarga, bahkan juga tetangga lain sering memberi makanan.
“Kami selaku keluarga menyediakan untuk makan 3 kali sehari, juga membersihkan rumah beliau, namun karena memang sudah seperti anak kecil lagi, rumah terus berantakan,” kata Caryono.
Caryono menambahkan, karena kondisi yang sudah tua dan agak sedikit pikun, Nenek Sajong sering pergi ke pasar dan membawa sampah yang dianggapnya barang dagangan.
“Setiap kali kami bersihkan, beliau marah, tidak mau dibersihkan barang-barangnya, padahal itu sampah,” ujarnya. (Harun)








Tinggalkan Balasan