Kadiyono menjelaskan, kesadaran dari ketiga Napiter yang sebelumnya telah melakukan ikrar setia terhadap NKRI tersebut, telah menyadari apa yang sudah dilakukan itu salah dan sudah berikrar.

Selain itu, menurutnya, mereka telah berjanji. Sehingga diharapkan sekembalinya ketengah-tengah masyarakat akan menjalankan sebagai warga negara yang baik dan setia kepada NKRI.

“Selama di Lapas kelas 1 Cirebon mereka memang luar biasa, saya sampaikan, dari ketiganya tidak hanya bergaul, berinteraksi juga beribadah di Masjid. Tetapi, sambungnya, rajin bersih-bersih dan mengajar ngaji,” terangnya.

“Mudah-mudahan nanti menjadi orang-orang yang lebih baik lagi, lebih bertakwa dan lebih setia dan taat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya mengakhiri. (Agus)