Selain itu dengan menghak patenkan seni budaya, kuliner maupun lainnya maka akan berdampak pada peningkatan nilai jual para pelaku seni budaya maupun kuliner dan lainnya.

“Kabupaten Cirebon ini kaya akan seni budaya dan kuliner, beberapa waktu lalu kita sudah melakukan komunikasi dengan pengusaha hotel agar dalam momen-momen tertentu melibatkan para pelaku seni budaya dan juga kuliner untuk memperkenalkannya kepada para pengunjung, Selain itu di kantor-kantor pemerintahan diharapkan membumikan kesenian dan budaya Cirebon seperti tarling yang harus kita suguhkan setiap hari seperti di Yogyakarta nanti akan kita awali di kantor DPRD Kabupaten Cirebon,”paparnya.

Sementara Kuwu Desa Sumber Kidul , Wargono mengungkapkan, kesenian Burok di wilayahnya merupakan kesenian yang sudah lama terbentuk dan berjalan bahkan sebelum dirinya lahir kesenian Burok sudah ada di desanya.

Saat ini di Desa Sumber Kidul saja ada sekitar 6 grup kesenian Burok dalam pelaksanaan Festival Seni Budaya Burok yang digelar saat ini jual grup kesenian Burok diantaranya sedang tampil di luar daerah sehingga hanya 4 grup kesenian Burok saja yang bisa mengikuti sementara untuk total keseluruhan jumlah peserta Festival Seni Budaya burok yang digelar saat ini ada 10 grup kesenian Burok tempat diantaranya dari Desa Sumber Kidul dan sisanya dari desa-desa yang ada di kecamatan Babakan.

” Dengan digelarnya Festival Seni Budaya Burok ini manfaat pertama adalah menumbuhkan UMKM masyarakat sekitar dan kedua menambah penghasilan bagi para nayaga atau pemain Burok yang satu grup bisa beranggotakan sekitar 20 orang kemudian manfaat lainnya juga bisa mendongkrak dan mengenalkan nama kesenian Burok yang ada di kecamatan Babakan untuk diperkenalkan kepada masyarakat,”jelasnya. (Nawawi)