Saat ditanya kasus, Sartono mengungkapkan, di Kabupaten Cirebon tidak ada kasus, mudah-mudahan tidak ada. Dan jangan sampai ada.

“Vaksinasi dilaksanakan di seluruh Puskesmas dan Posyandu serta tempat lain yang ditunjuk antara lain sekolah taman kanak-kanak,” jelas Sartono.

Sartono menambahkan, vaksinasi polio berupa vaksin oral atau tetes sehingga tidak akan menimbulkan efek samping pada balita seperti badan menjadi panas atau demam.

Perlu diketahui bahwa virus yang dapat menyebabkan kelumpuhan namun mudah dicegah yaitu dengan vaksin polio.

Polio ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

Banyak orang yang terinfeksi virus polio tidak menjadi sakit dan tidak memiliki gejalanya. Namun, orang yang sakit akibat virus polio berisiko mengalami kelumpuhan, yang terkadang berakibat fatal. Penanganan berupa beristirahat, pereda nyeri, dan ventilator portabel. (Ghofar)