Infrastruktur Jalan di Desa Perbatasan Minim Perhatian Pemerintah
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
“Sangat banyak manfaat jalan ini bagi masyarakat, maka perlu segera dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Kuwu dua periode ini menjelaskan, sebagai desa perbatasan, perlu perhatian serius dari dinas terkait. Salah satunya, jalan poros kabupaten yang memprihatinkan. Sehingga perlu untuk segera diperbaiki.
“Jalur alternatif tersebut merupakan akses bagi warga desa ini dan masyarakat lain untuk ke Kuningan dan Brebes. Jika jalan ini diaspal sekitar tiga kilometer, mempersingkat waktu tempuh. Daripada memutar ke Waled atau Losari dulu, untuk sampai ke Kuningan maupun ke Brebes,” jelasnya.
Masih dikatakan Dara, banjir yang terjadi sekitar awal tahun ini mengakibatkan jalanan rusak. Baik jalan poros desa maupun kabupaten.
“Pihak desa sudah mengajukan untuk perbaikan, akan tetapi belum realisasi. Meski Pemda saat ini sedang fokus penanganan Covid-19, namun penanganan pascabanjir perlu diperhatikan,” pungkas Dara. (Harun)








Tinggalkan Balasan