Apabila memang benar ada pihak BUMD dari Provinsi yang siap untuk mengelola Waduk Darma, tentunya dia ingin adanya kolaborasi, mengingat secara teknis 11 tahun sudah berpengalaman untuk mengelola Waduk Darma.

“Ya kita melakukan ticketing itu ada legal standingnya ada SK Bupati terdahulu, dan tidak ada masalah sebelum tanggal 18 – 19 itu. Kita siap berkolaborasi untuk memajukan wisata Waduk Darma Kuningan,” kata Heni.

Mengingat omset 1 Miliar dalam 1 tahun, Heni menegaskan bahwa selama ini pihaknya juga telah menjaga asset dari Pemprov tersebut. Karena hasil ticketing itu tentu juga untuk uang keamanan, uang kebersihan dan lainnya.

“Tidak mudah mengelola, tapi kita terus berusaha agar Waduk Darma aman, indah dan bersih,” ungkap Heni. (Ali)