Pemerintah desa juga, memanfaatkan dana desa untuk melestarikan Gong Renteng ini. Menurut Sudianto, selain untuk perbaikan alat, anggaran dari dana desa juga, digunakan untuk membayar pelatih dan kebutuhan lainnya.

“Saat ini, pengembangan Gong Renteng ini juga, didukung dengan dana desa,” kata Sudianto.

Sekretaris Lesbumi PCNU Kab Cirebon, Agung Firmansyah mengatakan, kegiatan Njujug Tajug, memang bertujuan untuk memberikan ruang, kepada seni budaya lokal yang hampir punah.

“Salah satunya adalah Gong Renteng ini,” kata Agung.

Dalam kegiatan festival seni yang berpusat disejumlah Tajug (masjid/musala) ini, kesenian dan budaya lokal diberikan tempat yang istimewa.