Menurutnya akan sangat terlihat aneh kalau anggota DPRD memilih berdiam diri dan tidak menjelaskan apapun terkait apa yang terjadi di pemerintahan terutama di lembaga yang terhormat (DPRD).

“Kalau begitu justru tidak bijak, seolah-olah anggota DPRD yang sering mengeluarkan statement di ruang publik menjadi terancam. Sementara banyak anggota dewan yang tidak pernah berstatement aman-aman saja,” ujar Deki

Deki juga berharap, awak media bisa mencari nara sumber dari berbagai permasalahan yang ada di masyarakat kepada setiap anggota dewan sesuai komisi yang dibidanginya. Harus juga dikritisi anggota dewan yang tidak pernah “ngomong” dan cenderung pasif.
“Enak dong,mereka tidak kena resiko melanggar undang-undang ITE atau kalimat-kalimat yang mungkin tidak berniat atau salah dilontarkan di ruang publik, sekali lagi salah satu Tupoksi anggota parlemen ya ngomong” Tegasnya.
Lebih lanjut, Deki menegaskan setiap anggota dewan memiliki kewajiban yang sama dalam memperjuangkan,menyampaikan dan mengawal aspirasi masyarakat.

“mending jangan jadi anggota dewan kalau mau diam, anggota dewan itu tugasnya ngomong, memperjuangkan masyarakat,menyampaikan aspirasi masyarakat” Pungkasnya. (Bambang)