Menurut Acep, pemudik yang sudah memasuki Kuningan diperkirakan mencapai 80 ribu pemudik.

“Rencana kami di Kuningan pada PSBB nanti, kegiatan masyarakat akan ditutup total dari pukul 16.00 -06.00 WIB. Kemudian, mengatur arus barang pengendalian bahan pangan.Untuk pelayanan yang sifatnya urgen boleh beroprasi tapi untuk kegiatan lainnya ditutup total,” jelasnya.

Ia menambhakn, saat ini di Kuningan terjadi pro-konta terkait kegiatan ibadah. Namun pihaknya mensikapinya dengan memberikan pemahaman dan sosialisasi secara mendalam.

Sedangkan Bupati Indramayu H.Taufik Hidayat, di wilayah pantura tidak dilakukan check point karena itu merupakan jalur Nasional.

Akan tetapi, saat pemberlakuan PSBB pasti akan diberlakukan check point secara berkelanjutan. Salah satunya pasar tumpah Indramayu yang kebanyakan pedagang dari Cirebon (Tegal Gubug).

“Kalau pemudik yang memasuki Kabupaten Indramayu sekitar 15 ribu di antaranya imigran yang bekerja di luar negeri TKW,” tuturnya.