“Kita sedang dihadapkan pada pilihan yang sangat berat dengan diterapkannya PSBB. Untuk itu, kami para kepala daerah di Ciayumajakuning berkumpul untuk menyamakan presepsi, dalam menjalankan PSBB, guna memutus rantai penyebaran virus mematikan ini,” tuturnya.

Menurut Karna, pada penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka sudah melaksanakan secara maksimalkan beragam strategi sesuai protokoler kesehatan Covid-19.

“Salah satu langkahnya kita sudah mengantisipasi pergerakan pemudik yang pulang kampung. Saat ini tercatat ada 32 ribu pemudik asal Majalengka. Ini menjadi permasalahan krusial jika tidak diantisipasi,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Bupati Kuningan Acep Purnama. Menurut politikus PDIP ini, pihaknya sangat setuju untuk wilayah timur Jawa Barat memiliki satu pemahaman tentang penanganan Covid-19, dalam penerapan PSBB yang akan dilaksanakan pada Rabu 6 Mei 2020 mendatang.

“Ini untuk memutus rantai penyebaran corona agar tidak semakin meluas. Kami di Kuningan sendiri sudah memberlakukan karantina wilayah parsial (KWP) dan sudah berlangsung 1 bulan lebih,” pungkasnya.