Berharap Wajib Pajak Jujur, Pemkab Cirebon Terjunkan Checker
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
“Selain pemeriksaan, pengawasan dalam pajak self assesment sangat diperlukan sehingga dalam kegiatan ini terdapat petugas cheker untuk mengawasi wajib pajak yaitu pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) pajak parkir dan pajak restoran,” kata Erus.
Erus menambahkan, petugas cheker pada wajib pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) sewilayah Kabupaten Cirebon ditempatkan untuk mencatat data penambangan yang valid selama 15 (lima belas) hari kerja.
Petugas cheker wajib pajak parkir ditempatkan dibeberapa obyek parkir yang diduga pajaknya tidak sesuai dengan omset yang diterima dengan omset yang disetorkan pajaknya.
“Kemudian wajib pajak restoran yang kami tempatkan petugas cheker di wajib pajak tersebut karena kami menduga wajib pajak tersebut belum memasukan pajak restoran yang sebesar 10 persen terhadap konsumen dan pajaknya belum dibayarkan sesuai dengan omset. Melalui kegiatan pengawasan dan pengendalian (cheker) pajak daerah diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak daerah serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan wajib pajak terhadap kewajiban pajak daerah,” kata Erus.
Menururnya, penerimaaan pajak daerah sampai dengan semester I tahun 2020, mengalami tekanan yang sangat berat akibat pandemi Covid-19. Pada semester ini total penerimaan pajak daerah menunjukan capaian sebesar Rp86 miliar atau sebesar 42,22 persen dari target penerimaan dengan pertumbuhan 1,21 persen dari semester l tahun sebelumnya.
“Meski kita mampu menahan petumbuhan ekonomi positif pada triwulan I, nyatanya perlemahan usaha dan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan ll tahun 2020 terjadi cukup dalam sehingga berdampak juga pada penerimaan pajak daerah kita. Dan alhamdulillah dengan adanya pelonggaran PSBB, berdampak pada penerimaan pajak daerah pada triwulan III yang mengalami surplus Rp6,3miliar,” tukasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan