Selain itu, Karna juga telah memberikan modal usaha untuk ayahanda  Amel agar tidak usah kembali merantau untuk bekerja. Direncanakan, ayahanda  Amel bernama Adeng akan diberi  gerobak dan diberi modal dengan sejumlah uang.

“Saya sudah kasih uang tadi sebesar Rp 5 juta plus Rp 1 juga dari  Dinsos untuk kebutuhan modal usaha bapaknya  Amel. Tadi katanya bapaknya  Amel akan jual bakso keliling di sini,” jelas dia.

Tak hanya sampai di situ, mantan Wakil Bupati  Majalengka dua periode itu juga memastikan pengobatan gratis untuk sang kakek  Amel. Di sisi lain, rumah  Amel akan diperbaiki dengan anggaran puluhan juta rupiah.

“Alhamdulillah, rumahnya  Amel akan diperbaiki dengan anggaran Rp 60 juta dan kakeknya  Amel digratiskan untuk berobat sampai sembuh,” katanya.

Seperti diketahui, perjuangan  Amel Amelia Putri (13), bocah SD di Desa Kalapadua, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten  Majalengka patut diteladani dan bikin haru. Pasalnya, jika diusia sebayanya menghabiskan waktu untuk bermain,  Amel harus mengurus adik dan kakeknya seorang diri.

Hal itu juga dikarenakan, ayah  Amel sibuk bekerja berdagang di Bekasi, Jawa Barat. Di sisi lain, ibunya sudah empat tahun pisah dengan  Amel, karena menetap di Pekanbaru. Permasalahan keluarga orangtuanya menjadi faktor Ayah dan Ibunya memilih jalannya masing-masing dan kini  Amel harus menerima kenyataan pahit itu.

Amel menceritakan perjuangan kesehariannya untuk mengurusi adik dan kakeknya yang tengah jatuh sakit.