Fitria juga mengungkapkan jika angklung elektrik ini di buat oleh anak-anak kreatif di Kota Cirebon, akan setiap hari dimainkan dengan musik-musik tradisional.

Sementara itu, Harry Saputra Ghani anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon menyambut baik adanya angklung elektrik. Menurutnya, angklung elektrik akan membuka peluang usaha bagi muda mudi kreatif di Kota Cirebon. 

“Ini sudah sangat inovatif dan sudah sangat layak bisa menjadi peluang bisnis bagi mereka. Mungkin perlu diperbaiki pada bagian yang kosong ini diberikan ornamen mega mendung. Tapi dengan kemudahan teknologi ini, saya harap muda mudi yang lain tetap belajar menggunakan angklung secara manual. Saya harap seperti itu,” ungkap Harry.

Harry menyatakan, Angklek merupakan karya muda mudi di Kota Cirebon yang perlu diapresiasi meskipun ada kelebihan dan kekurangannya.

“Saya rasa sangat patut di apresiasi karya ini dan saya juga berharap muda mudi di Kota Cirebon tidak begitu saja meninggalkan budaya musik angklung yang di miliki,” tandasnya. (Sarrah)