7 hari ago
34 Views
JAKARTA, tintabiru.com/ – Aktivis gerakan 212, Eggi Sudjana, menyebut reuni 212 digelar untuk mengingatkan bahwa 2 Desember 2016 lalu merupakan momentum kebangkitan umat Islam.

“Jadi kita menjadikan tonggak sejarah tanggal 2 Desember itu setiap tahunnya sebagai daya rekat persatuan umat Islam, “kata Eggi Sudjana, beberapa waktu lalu, seperti dilansir republika.co.id.
Secara pribadi Eggi berharap ada semacam deklarasi dukungan politik. Termasuk rencana diundangnya calon presiden (capres) Prabowo dalam aksi tersebut.
“Saya tidak bisa pastikan, rapat masih terus berlangsung, “ungkapnya.
Eggi mengaku ketika memimpin aksi bela tauhid hanya berharap dihadiri oleh 10 ribu massa. Namun ia mengklaim aksi tersebut pada akhirnya dihadiri tiga juta massa. Eggi juga berharap pada Reuni 212 akan dihadiri oleh lebih banyak massa lagi. Ia menambahkan apalagi momentumnya menjelang pemilu.
“Jangan sampai opini ini mampu meruntuhkan kekuasaan yang ada, “pungkas politisi PAN tersebut. (sa)

