Sambil Bawa Balita, Ibu Muda ini Diduga Tabrakkan Diri Ke Kereta Api –

1 minggu ago

Headline, Karawang

Oleh: Hasan Basri & Kaming Saefulloh

KARAWANG – Sambil membawa anak balitanya,  seorang ibu muda diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara menabrakan diri ke Kereta Api yang tengah melaju kencang, di wilayah perlintasan rel kereta api  Tanjungpura Karawang,  Jumat (14/7/17) sore.

Adoy (21) salah seorang warga setempat mengatakan,  korban yang diketahui membawa balitanya itu diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara menabrakan dirinya ke kereta Argo Lawu Nomor 07  jurusan Solo-Gambir, yang tengah melaju dengan kecepatan tinggi.  Hal itu diketahui, kata Adoy, sesaat sebelum kereta api menabraknya, korban sempat meletakkan tas miliknya di luar rel.

“Sebelumnya korban terlihat sempat jalan kaki mondar-mandir ditengah rel kereta api. Sesaat sebelum kereta Argo Lawu jurusan Solo_Gambir menabraknya,  korban meletakkan tas yang dipegangnya ke luar rel.  Didalam tas tersebut tidak ada KTP ataupun identitas lainnya, namun didalam tas itu ada ponsel yang diduga kuat milik korban, “kata Adoy, saksi mata di lokasi kejadian.

Salah seorang petugas Kepolisian yang ditemui tintabiru.com/ menuturkan,  sekitar pukul 15:45 WIB, korban terlihat membawa balitanya dan jalan kaki mondar-mandir diatas perlintasan rel kereta api, yang berada di wilayah Kampung Pasirbenteng, Kelurahan Tanjungmekar,  Kecamatan Karawang Barat.

“Banyak warga yang menyaksikan jika ibu muda ini telah lama mondar-mandir diatas  perlintasan rel keretapi Kelurahan Tanjungmekar, sambil menimang balitanya yang masih berusia 6 Bulan. Saat ditanya oleh warga setempat, korban menjawab bahwa dirinya tengah menunggu temannya, “kata Aipda Hamdani, petugas Kepolisian yang berjaga di Pospol Tanjungpura,  Karawang Barat.

Seketika, korban yang diketahui bernama Katem (30) beserta balitanya yang bernama Natasya (6 Bulan), langsung tewas seketika, setelah kereta Argo Lawu yang tengah melaju dengan kecepatan tinggi menabraknya.

Tak lama berselang, pihak Kepolisian akhirnya menghubungi keluarga korban, melalui ponsel yang didaptkan dari dalam tas korban.

“Kami sudah menghubungi ibu korban menggunakan ponsel yang didapatkan dari dalam tas miliknya, “ucap Hamdani.

Korban diketahui berasal dari Dusun Kosambi RT. 01 RW. 01 Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Untuk keperluan penyelidikan, Kepolisian dari Polres Karawang kemudian membawa kedua jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah Karawang untuk kepentingan outopsi (*)

Berikut Videonya:

Pos terkait