18/08/2017
Dunia Islam, Headline, Karawang, Nasional
42 Views
Oleh: Hasan Basri
KARAWANG, tintabiru.com/ – Sekitar seribuan orang yang berasal dari masyarakat Kabupaten Karawang, Kamis (17/8/17) sore berkumpul bersama di lapangan Markas Komando Distrik Militer 0604 dalam rangka mengikuti kegiatan Muroja’ah dan Do’a bersama untuk Indonesia yang lebih kasih sayang.
Acara Muroja’ah dan Do’a bersama ini diikuti berbagai elemen masyarakat mulai dari masyarakat umum, organisasi kepemudaan seperti FKPPI dan Gerakan Pemuda Ansor, siswa-siswi sekolah dan beberapa masyarakat yang berasal dari Pondok Pesantren Yatim Piatu.

“Ini adalah moment istimewa, karena angka 171717 ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Muroja’ah dan Do’a bersama 171717 ini memiliki makna, 17 yang pertama adalah 17 rakaat dari jumlah shalat 5 waktu yang harus selalu kita jaga, “kata Ketua MUI Kabupaten Karawang, K.H. tajuddin Noer, saat menyampaikan taushiyyahnya, dihadapan para peserta Muroja’ah dan Do’a bersama.
K.H. Tajuddin Noer menambahkan, angka 17 yang kedua memiliki makna tanggal 17 Ramadhan, dimana pada tanggal 17 Ramadhan tersebut, Allah SWT menurunkan wahyu pertama kalinya kepada Nabi Muhammad SAW di guha hira.

“Angka 17 yang kedua adalah tanggal 17 Ramadhan, karena pada tanggal 17 Ramadhan, Allah menurunkan wahyu pertamanya kepada Nabi Muhammad SAW di guha hira, yakni 5 ayat dari Suroh Al-‘Alaq, “jelasnya.
Diterangkan dia, adapun makna angka 17 yang ketiga, menunjukkan tanggal 17 Agustus, tanggal yang sakral bagi bangsa Indonesia, karena pada tanggal tersebut, bangsa indonesia terlepas dari tangan penjajah.

“Makna angka 17 yang ketiga ini adalah tanggal 17 Agustus, dimana pertama kalinya proklamasi kemerdekaan bangsa indonesia diumumkan ke seantero dunia, “terangnya.
Acara Muroja’ah dan Do’a bersama yang digelar Komando Distrik Militer 0604 Karawang dimulai pukul 17:00 WIB, diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an 30 Juz hingga waktu Maghrib menjelang.

Usai acara, peserta Muroja’ah dan Do’a bersama kemudian menunaikan shalat maghrib berjama’ah di lapangan Makodim 0604 Karawang. (*)
Berikut Videonya:

