4 minggu ago
19 Views
Oleh: Nurajat
KARAWANG, tintabiru.com/ – Pasca musim panen, warga lingkungan Babaton , Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, menggelar tradisi hajat bumi.

Prosesi puncak hajat bumi ini ditandai dengan berkumpulnya warga di sebuah perbatasan kampung yang konon menurut warga setempat dianggap keramat, setelah melakukan arak- arakan dengan membawa nasi tumpeng.
Lalu mereka bersama-sama menuju tempat yang dianggap keramat sambil membawa makanan sesaji seperti tumpeng, buah-buahan dan lain lainnya.
Sesaji itu disimpan dibawah pohon besar dan salah satu tokoh masyarakat membacakan ritual. Setelah membacakan ritual warga pun berebut nasi tumpeng dan kemenyan yang konon membawa keberkahan dalam masa musim tanam kedepan.
“Tradisi hajat bumi ini sudah dilaksanakan secara turun-temurun sejak dulu dan dilaksanakan pada saat musim panen usai. Dan ini merupakan adat yang dilaksanakan setahun sekali. “ujar Bah Calim, tokoh masyarakat lingkungan Babaton, RW 023 Kamis (24/10/19).
Hal serupa ditambahkan oleh ketua RT 02, Nurajat. Menurutnya, tradisi hajat bumi ini sebagai ungkapan rasa syukur yang selama setahun telah diberikan nikmat rejeki pertanian, persawahan, perkebunan dan hasil bumi lainnya.
“Selain sebagai bentuk syukur, hajat bumi ini merupakan upaya untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga yang berada di lingkungan RW 23, RT 01 dan 02, “ungkap Nurajat. (*)

