1 minggu ago
40 Views
Oleh: Hasan Basri
KARAWANG, tintabiru.com/ – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Rabu (11/9/2019) pagi melakukan pengangkatan sampah dan eceng gondok yang menumpuk diatas permukaan anak sungai Citarum yang terletak di Desa Telukbango Kecamatan Batujaya.

Kegiatan bersih-bersih sampah yang dilakukan DLHK Karawang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kabupaten Karawang ke-386.
Masyarakat yang tinggal di sepanjang irigasi ini banyak yang ikut serta dan terlibat langsung dalam kegiatan pengangakatan sampah dan eceng gondok yang digelar DLHK Kabupaten Karawang tersebut.
Warga sekitar tampak sangat antusias mendukung program ini. Mereka yang terlibat membersihkan sampah dan eceng gondok mendapatkan 1 kupon undian berhadiah yang kemudian ditukar dengan 1 karung sampah dan eceng gondok yang didapatkannya dan kemudian akan diundi langsung untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, bersama Camat Batujaya, Rohmana, tampak turun langsung dan berbaur dengan masyarakat untuk membersihkan tumpukkan sampah dan eceng gondok yang ada.

Kegiatan pengangkatan sampah dan eceng gondok di sungai yang menjadi irigasi bagi masyarakat wilayah Karawang Utara ini mendorong Bupati Cellica Nurrachadiana meninjau secara langsung proses sterilisasi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Cellica Nurrachadiana menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Desa Telukbango yang begitu antusias ikut berperan serta dalam program ini.
Bupati Karawang yang akrab disapa “Teh Celli” ini mengatakan, sterilisasi terhadap setiap aliran sungai yang mengarah ke sungai Citarum akan terus dilakukan untuk mengembalikan keasrian dan kelestarian sungai Citarum.
“Tak hanya anak sungai atau sungai Citarum, upaya sterilisasi sungai Citarum ini juga dilakukan melalui sosialisasi “Citarum Harum” kepada masyarakat khususnya kepada masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai Citarum, “ujar Cellica Nurrachadiana.
Cellica Nurrachadiana juga meminta dukungan dan peran serta seluruh masyarakat agar mencitai lingkungan sekitar mereka supaya program “Citarum Bersih” bisa segera terealisasi.
“Salah satunya harus diawali dengan tindakan tidak membuang sampah secara sembarangan ke sungai dan meninggalkan kebiasaan Buang Air Besar (BAB) di aliran sungai. Kita harus segera meninggalkan cara-cara konvensional tersebut, ”ungkapnya. (*)

