Naaah Lho!! Nama Kapolres Karawang Disebut Pada Sejumlah Kasus Penipuan –

25 September 2017

Headline, Karawang

Oleh: Hasan Basri

KARAWANG – Nama Kapolres Karawang beserta isterinya disebut seseorang yang mengaku sebagai pegawai BNNK dalam memuluskan aksinya saat melakukan modus penipuan.

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari, 5 rumah makan yang ada di kota Karawang menjadi korban penipuan oleh pelaku yang mengaku sebagai petinggi di BNNK Karawang sambil menyebut nama Kapolres beserta isterinya.

Dari para korban yang dikelabuinya, selain pelaku berhasil meraih keuntungan senilai Rp 1.200.00 dalam bentuk pulsa celluler, korban penipuan juga mengalami kerugian dalam bentuk makanan yang telah siap saji namun tidak dibayar oleh pemesan.

Peristiwa penipuan yang mencatut nama Kapolres Karawang beserta Isterinya itu diketahui, saat salah seorang security BNNK yang bernama Suparman (42) tengah berjaga di depan pintu gerbang Badan Narkotika Nasional Karawang pada Sabtu (23/9/17).

Kendaraan milik rumah makan ayam KQ5 saat membawa paket makanan ke kantor BNNK Karawang

Sekitar pukul 10:00 WIB, salah seorang kurir yang mengaku dari rumah makan ayam KQ5 memasuki halaman kantor BNNK Karawang dengan membawa 15 paket makanan pesanan.

“Kurir dari rumah makan ayam KQ5 itu membawa 15 paket makanan yang telah dipesan oleh orang yang mengaku pegawai BNNK Karawang dengan nama Agus Hermawan, “kata Suparman, saat berbincang dengan tintabiru.com/, pada Minggu (24/9/17) kemarin.

Dikatakan dia, selain membawa 15 paket makanan yang telah dipesan oleh pelaku yang mengaku sebagai pegawai BNNK, pelaku juga telah meminta pulsa senilai Rp 600.000.

Rizky, salah seorang kurir rumah makan ayam KQ5 saat akan menagih pembayaran di kantor BNNK Karawang

“Menurut pengakuan kurir dari warung makan ayam KQ5, Pulsanya telah dikirimkan ke nomor pelaku senilai Rp. 600.000, melalui pembelian pulsa elektrik di salah satu Indomaret yang tak jauh dari rumah makan tersebut. Pulsa itu menurut pengakuan si kurir, diperuntukkan bagi Kapolres Karawang beserta isterinya, sementara 15 paket makanan yang dipesannya diperuntukkan bagi pegawai BNNK beserta tamu lainnya, “ujar dia.

Tak hanya rumah makan ayam KQ5, pada saat bersamaan, seorang kurir yang mengaku berasal dari rumah makan sop janda juga mendatangi kantor BNNK dengan membawa 2 kantong plastik besar yang berisi pesanan paket makanan.

Dijelaskan dia, selain membawa paket makanan pesanan, kedatangan kedua kurir rumah makan itu sekaligus untuk meminta pembayaran kepada bendahara BNNK Karawang.

“Kurir dari rumah makan sop janda membawa 2 kantong plastik besar berisi paket makanan dan mengaku telah mentransfer pulsa senilai Rp 300.000. Kedua kurir rumah makan itu diperintahkan untuk menagih uang pembayarannya kepada bendahara BNNK yang bernama ibu Yuli, sementara tidak ada pegawai BNNK Karawang yang bernama Yuli, karena bendahara BNNK Karawang bernama ibu Ai, “ungkapnya.

Setelah menyampaikan penjelasan kepada kedua kurir rumah makan tersebut perihal dugaan penipuan yang mengatas namakan Kapolres dan BNNK Karawang, salah seorang security BNNK bernama Karwita akhirnya menyarankan kedua kurir tersebut untuk melakukan pelaporan ke Mapolsek Karawang Kota.

“Rekan saya sesama security (Karwita) menyarankan kepada kedua kurir rumah makan itu untuk melapor ke Polsek kota, “papar Suparman.

Pasca kedua kurir pengantar makanan dari rumah makan ayam KQ5 dan sop janda meninggalkan kantor BNNK Karawang, sekitar pukul 17:00 WIB, kantor BNNK kembali didatangi kurir pengantar makanan yang mengaku berasal dari rumah makan sate Karangpawitan.

Pengantar makanan dari pedagang sate Karangpawitan itu mendatangi kantor BNNK dengan membawa paket makanan senilai Rp 400.000. Namun pegawai rumah makan sate Karangpawitan itu belum sempat mengirimkan pulsa yang telah dipesan pelaku.

“Iya betul, ada juga yang berasal dari rumah makan sate Karangpawitan yang datang kesini, namun dia hanya membawa makanan dan belum sempat mengirimkan pulsa yang dipesan pelaku, “kata Iip Saripudin (41) salah seorang pegawai BNNK kepada tintabiru.com/.

Satu jam kemudian, sekitar pukul 18:00 WIB, salah seorang korban yang mengaku dari rumah makan Tenda Biru juga membawa 10 bungkus nasi+ayam goreng ke kantor BNNK dan mengaku telah mentransfer pulsa senilai Rp 100.000, ke nomor ponsel pelaku.

Tak hanya sampai disitu, sekitar pukul 20:20 WIB salah seorang pelayan dari rumah makan Padang yang berada di sekitar jalan Ahmad Yani juga menjadi korban pelaku penipuan yang mengatas namakan Kapolres Karawang beserta isterinya.

Pelayan rumah makan Padang itu mendatangi kantor BNNK dengan membawa 12 nasi bungkus plus transfer pulsa senilai Rp 200.000.

“Pelaku yang mengaku bernama Agus Hermawan itu memiliki 2 nomor Ponsel, yakni: 085349913743 dan 085389118092. Setelah para korban melakukan pelaporan kepada pihak Kepolisian, Polisi kemudian melacak keberadaan nomor tersebut. Setelah melakukan deteksi sinyal, ternyata nomor  085349913743 posisinya berada di Kalimantan Barat, tepatnya di Jalan Parit Haji Muksin, Sungai Raya, Kubu Raysa. Sementara nomor  085389118092 setelah dilakukan deteksi sinyal posisinya berada di Balikpapan, tepatnya di  Jalan Jenderal Sudirman No 65, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan Kota Balikpapan Kalimantan Timur, “pungkas Iip Saripudin, setelah ia mendapatkan informasi tersebut dari pihak Kepolisian. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

Pos terkait