Lanjutan PT. PKBM, BM PAN: Saber Pungli harus Turun Tangan!

Oleh: Bayu Sid

BM PAN Karawang mendesak tim Sapu Bersih (Saber) Pungli untuk turun tangan terkait persoalan PT. PKBM. Perusahaan yang berlokasi di Desa Kalangsari Kecamatan Rengasdengklok, Karawang ini sukses menjadi subkontraktor PT. Onamba Indonesia (OI), dengan “mengemas dirinya” sebagai lembaga pendidikan kesetaraan. Dan ini, yang menimbulkan kecurigaan BM PAN atas adanya segelintir oknum yang “bermain” dalam memuluskan perjalanan berbisnis perusahaan tersebut.

Dadi Mulyadi, Ketua BM PAN Karawang

Dadi Mulyadi, Ketua BM PAN Karawang

“Legalitasnya sangat rancu, hingga Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang menutupnya. Anehnya, kok perusahaan ini bisa mulus menjadi subkontraktor PT. OI hingga menggeser perusahaan-perusahaan lain yang sebelumnya menjadi subkon perusahaan tersebut,” ujar Ketua BM PAN Karawang, Dadi Mulyadi, kepada tintabiru.com/, Sabtu (1/4/2017).

Dadi mencium adanya grativikasi yang dilakukan sejumlah oknum, baik dari pihak perusahaan, maupun birokrasi dan sejumlah oknum lainnya.

“Yang sangat kentara, adalah bendera yang dipakainya, yakni mengatasnamakan lembaga pendidikan kesetaraan (PKBM). Padahal, itu tidak terdaftar di Disdikpora Karawang, seperti diakui Kabid PNFI, Pak Amid,” tambah Dadi.

Selanjutnya, sambung Dadi, dari legalitas perusahaan, yang semula berbentuk yayasan, kemudian berubah menjadi PT (perseroan terbatas), dengan nama perusahaan PKBM.

“Setelah itu, perusahaan ini memonopoli order pekerjaan dan menjadi satu-satu subkontraktor PT. Onamba Indonesia dengan memperkerjakan masyarakat yang menjadi siswa PKBM dengan upah rendah,” kata Dadi.

Sekedar mengulas, pasca ditutupnya PT. PKBM, sejumlah orang yang mengatasnamakan warga Desa Kalangsari berunjukrasa. Mereka menolak penutupan PT. PKBM dengan dalih keberadaannya sangat bermanfaat bagi warga, lantaran mereka bisa mendapatkan pendidikan dan ijazah persamaan, sekaligus bisa memperolah penghasilan.

Dalam aksi tersebut, sekelompok orang itu mendatangi rumah seseorang bernama Imun Munandar. Aksi tersebut digelar pada Selasa, kemarin.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, Teti Firdaus, terkesan bungkam.

Beberapa kali dihubungi, yang bersangkutan tak merespon. Padahal sebelumnya, Teti begitu responsif terhadap kasus tersebut.

Begitupun dengan pihak PT. PKBM, mereka terkesan menutup diri, hingga sulit untuk melakukan konfirmasi. (*)

This site is using SEO Baclinks plugin created by InfoMotru.ro and Locco.Ro

Tags:

author

Author: 

Pos terkait