5 hari ago
Oleh: Teddfy Syafrudin
PURWAKARTA – Dalam rangka menciptakan kondusifitas dan keamanan di wilayah hukum Kecamatan Plered dan Tegalwaru, Kepolisian Sektor Plered Kamis (22/2/18) pagi menggelar acara “Rembuk Bareng Muspika” yang dihadiri Tokoh Ulama dan para Pimpinan Pondok Pesantren yang ada di kedua Kecamatan tersebut.

Acara di gelar di aula kecamatan Plered dimulai pukul 09:00 WIB, dihadiri Kapolres Purwakarta AKBP Dedi Tabrani S.IK MSI, semua unsur Muspika Kecamatan Plered dan Kecamatan Tegalwaru.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak percaya begitu saja dengan kabar hoax yang dengan mudah tersebar di media sosial, karena di media sosial banyak berita yang tidak bisa di pertanggung jawabkan, “kata Kapolres Dedi Tabrani dalam sambutannya.

Dikatakan Kapolres, selain bertujuan untuk mempererat tali silatuhrami acara yang digelar juga bertujuan untuk menjaga keutuhan NKRI.
“Para ulama dan tokoh masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam memerangi isu yang bertujuan untuk memecah belah NKRI, “jelas Tabrani.
Hal senada dikatakan Kapolsek Plered, Kompol H. Warziman. Dalam sambutannya, orang nomor satu di jajaran Kepolisian Sektor Plered itu meminta para ulama dan para pimpinan Pondok Pesantren agar melaporkan kepada pihak Kepolisian jika mendapati hal-hal yang mencurigakan.
“Jika melihat orang yang mencurigakan, segeralah melapor ke pihak yang berwajib. Kami juga berharap masyarakat bisa memperkuat Kamtibmas untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Plered, “kata Warziman.
Pertemuan yang digelar antara pihak Kepolisian Polsek Plered, Muspika Kecamatan Plered dan Kecamatan Tegalwaru bersama dengan para ulama dan para pimpinan Pondok Pesantren yang ada di dua Kecamatan tersebut berjalan khidmat hingga akhir.
“Alhamdulilah, acara yang digelar mendapat respon positif dari sejumlah tokoh ulama dan para pimpinan Pondok Pesantren. Kami banyak mendapatkan pencerahan mengenai situasi dan kondisi keamanan di wilayah hukum Plered dan Tegalwaru, ”pungkas KH. Adhar Sulaeman, tokoh ulama dari Kecamatan Tegalwaru. (*)

