Banjir Rob Pesisir Kota Cirebon, Ketinggian Air Berangsur Turun
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
Sedangkan untuk para nelayan, kata dia, tidak ada pilihan. Sebagian ada yang melaut, tapi ada juga yang mempertimbangkan faktor cuaca ini.
Sementara sebelumnya Koordinator Pusdalops Kantor Penanggulangn Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Aji Akbar mengatakan, pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan. Terutama di wilayah pesisir pantai karena kondisi cuaca sekarang yang tidak menentu.
“Banjir rob ini merupakan siklus tahunan. Tapi di lapangan, ternyata intensitasnya lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” jelas Akbar.
Pihaknya belum menghitung secara rinci berapa kerugian yang diderita warga, terutama kerugian material akibat banjir rob ini. Tapi pada peninjauan dari tim, ada kapal nelayan yang rusak parah dihantam ombak laut yang tinggi. Nilai perahu tersebut dari pengakuan pemiliknya senilai Rp4 juta.
“Ratusan rumah warga juga terdampak banjir rob ini. Tapi karena ini siklus tahunan, warga sudah mengantisipasi dengan menyimpan barang berharga ditempat yang tinggi dan aman,” pungkasnya. (gus)








Tinggalkan Balasan