Banjir Rob Pesisir Kota Cirebon, Ketinggian Air Berangsur Turun
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Banjir rob yang melanda sejumlah titik di pesisir pantai Kota Cirebon, hari ini mulai berangsur turun dan surut. Hal ini diungkapkan seorang warga bernama Sodikin, yang terdampak rob di RW 10 Kelurahan Panjunan.
Dikatakannya, banjir rob tahun ini bisa dibilang paling parah dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, selain rob, gelombang laut cukup tinggi disertai dengan angin kencang.
Hal ini memperburuk dampak yang diakibatkannya. Ini terjadi pada sekitar empat hari awal terjadinya rob.
“Sudah mendingan sekarang genangan sudah berangsur surut, dengan kondisi tetap pasang air laut tapi gelombang tidak tinggi,” ujarnya kepada FC, Selasa (9/6).
Dari pengalamannya, saat ini kondisi laut sedang mengalami peralihan, yakni peralihan musim angin barat ke musim angin timuran.
Sedangkan untuk para nelayan, kata dia, tidak ada pilihan. Sebagian ada yang melaut, tapi ada juga yang mempertimbangkan faktor cuaca ini.
Sementara sebelumnya Koordinator Pusdalops Kantor Penanggulangn Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Aji Akbar mengatakan, pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan. Terutama di wilayah pesisir pantai karena kondisi cuaca sekarang yang tidak menentu.
“Banjir rob ini merupakan siklus tahunan. Tapi di lapangan, ternyata intensitasnya lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” jelas Akbar.
Pihaknya belum menghitung secara rinci berapa kerugian yang diderita warga, terutama kerugian material akibat banjir rob ini. Tapi pada peninjauan dari tim, ada kapal nelayan yang rusak parah dihantam ombak laut yang tinggi. Nilai perahu tersebut dari pengakuan pemiliknya senilai Rp4 juta.
“Ratusan rumah warga juga terdampak banjir rob ini. Tapi karena ini siklus tahunan, warga sudah mengantisipasi dengan menyimpan barang berharga ditempat yang tinggi dan aman,” pungkasnya. (gus)








Tinggalkan Balasan