Wawali Pantau Langsung Pembagian Masker dari DLH
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati memantau langsung kegiatan tim relawan penanggulangan COVID-19 bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membagikan masker dan tras bag.
Kegiatan yang diadakan pada hari Minggu (13/7) itu merupakan kegiatan terakhir yang dilakukan dari Dinas Lingkungan Hidup yang menyasar kepada pedagang kaki lima.
“Pada hari ini kita lakukan bakti sosial kepada masyarakat pedagang kaki lima, yaitu pembagian masker serta trash bag,” kata Eti Herawati kepada FC.
Eti mengatakan, pihaknya akan terus bekerjasama dengan masyarakat dan dinas terkait untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Cirebon.
“Selain pembagian masker kita sosialisasikan juga protokol kesehatan guna mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” ungkapnya.
Eti berharap kepada masyarakat Kota Cirebon untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
“Ini kan tujuannya untuk kesehatan masyarakat, ya pengap sedikit tidak apa-apa lah asalkan pakai masker terus kalau keluar rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon, Sukur mengatakan, selama 5 hari kegiatan pembagian masker ini pihaknya sudah menyiapkan 1000 masker dan juga 1000 trash bag.
“Ini sebagai bentuk kontinuitas dan kita disini tidak sendirian, kita bekerjasama dengan forum peduli lingkungan hidup dan tim relawan yang membantu,” tuturnya.
Sukur juga mengatakan kegiatan ini guna mensosialisasikan AKB kepada masyarakat yang dianggap masih tidak ketat dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Selain mensosialisasikan AKB kepada masyarakat, kita juga punya program Cirebon Bersih 2020, selain membagikan masker juga kita bersihkan sampah-sampah yang dipinggir jalan,” ungkapnya.
Masker yang diberikan merupakan hasil dari pengerajin, tapi masker yang diberikan merupakan masker yang bagus.
“Masker ini bagus, bukan sembarangan ini, kalo menarik nafas ini mudah tetapi mengeluarkannya susah,” tandasnya.(Sakti)








Tinggalkan Balasan