Warga Setupatok Dibekali Cara Kelola Keuangan Keluarga
KAB. CIREBON, (FC).- Upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga terus didorong melalui penguatan literasi keuangan masyarakat.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memberikan edukasi pengelolaan keuangan keluarga kepada warga Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dikemas dalam Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Setupatok, Selasa (18/8).
Kegiatan tersebut melibatkan dosen UMC Muzayyanah dan Itat Tatmimah bersama mahasiswa Mohammad Fajar Rizki.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan rumah tangga.
Muzayyanah mengatakan, literasi keuangan keluarga memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengatur pendapatan, mengendalikan pengeluaran, serta menentukan skala prioritas kebutuhan.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu keluarga mengetahui kondisi finansial secara lebih jelas dan menghindari persoalan akibat pengeluaran yang tidak terencana.
“Pengelolaan keuangan keluarga perlu dilakukan secara terencana agar masyarakat dapat mengetahui kondisi keuangan rumah tangga dan mengendalikan pengeluaran sesuai kemampuan yang dimiliki,” ujar Muzayyanah.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengatur pendapatan dan pengeluaran, menyusun prioritas kebutuhan, menghindari perilaku konsumtif, serta membangun kebiasaan menabung.
Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan disesuaikan dengan kondisi kehidupan sehari-hari masyarakat, sehingga mudah diterapkan dalam pengelolaan keuangan keluarga.
Sementara itu, Itat Tatmimah mengajak peserta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Menurutnya, kemampuan membedakan kedua hal tersebut menjadi langkah penting agar pengeluaran rumah tangga dapat dikendalikan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, tanya jawab, serta simulasi penyusunan anggaran rumah tangga. Peserta diberikan kesempatan untuk menyusun rencana keuangan berdasarkan kondisi pendapatan dan kebutuhan masing-masing.
Melalui sesi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi dalam mengelola keuangan keluarga sekaligus mencari solusi bersama.
Mahasiswa Mohammad Fajar Rizki turut berperan dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari membantu proses sosialisasi hingga mendampingi peserta saat melakukan simulasi pengelolaan anggaran.
Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran langsung dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, sebagian besar peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait pengelolaan keuangan keluarga.
Masyarakat mulai memahami pentingnya menyusun anggaran, mengatur pengeluaran, serta menyisihkan pendapatan untuk tabungan.
Masyarakat juga didorong untuk membiasakan diri mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin serta melakukan evaluasi keuangan keluarga secara berkala.
Kebiasaan tersebut diharapkan mampu membantu keluarga mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak dan terencana.
Muzayyanah dan Itat Tatmimah bersama mahasiswa Mohammad Fajar Rizki berharap kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Setupatok.
Dengan meningkatnya literasi keuangan keluarga, masyarakat diharapkan mampu membangun ketahanan ekonomi rumah tangga sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (Johan)








Tinggalkan Balasan