Wagub Membuka Diklat ke-7 SADESHA
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, FC.- Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum membuka diklat ke-7 program Satu Desa Satu Hafizh (SADESHA), Jum’at (24/7)
Acara yang berlangsung di Horison Tirta Sanita Hotel Kuningan itu merupakan salah satu program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah (PW) Jam’iyatul Qurra Wal Hufazh Nahdlatul Ulama (JQHNU)
Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum mengatakan, program ini merupakan salah satu program Jabar Juara Lahir Batin.
“Terima kasih kepada JQHNU yang telah membantu salah satu program pemprov,” kata UU
Lebih lanjut, UU memaparkan, program ini lebih khusus ke penguatan jabar juara di bidang batin, sehingga jabar hebat aqidahnya, harokahnya, dan impelementasinya yakni dengan budi pekerti yang luhur.
“Harapannya, kegiatan ini memiliki efek domino yang sangat kuat dengan menghasilkan hafizh hafizhah hasil dari materi yang akan dipelajari nantinya,” ungkapnya
Ia menegaskan, tidak hanya hafizh hafizhah saja, namun kedepan akan diadakan diklat qori’ dan qori’ah.
Sementara itu, ketua SADESHA, KH. Lukman Hakim menyampaikan, kegiatan ini merupakan angkatan ke-7, dan terdapat 7 keistimewaan dari angkatan sebelumnya.
“Keistimewaan itu yakni dilaksanakan di sayyidul ayyam atau hari Jum’at, kemudian peserta lebih dari 200 atau tepatnya 224,” tuturnya.
Ia melanjutkan, jumlah itu hanya dari kabupaten Cirebon saja dan ini merupakan kontribusi terbesar dari kabupaten Cirebon.
“Keistimewaan lainnya yakni dibuka langsung oleh Wakil Gubernur dan terdapat materi wawasan kebangsaan serta wawasan keislaman,” ujar kiai dari Babakan Ciwaringin itu
Keistimewaan terakhir, lanjut dia, di akhir kegiatan akan diberikan ijazah do’a dari al-Qur’an yang akan disampaikan oleh KH. Cecep Abdullah Syahid selaku ketua PW JQHNU Jawa Barat
Ketua PW JQH NU Jawa Barat, KH. Cecep Abdullah Syahid mengungkapkan, kegiatan diklat ini merupakan kerjasama atau sinergisasi pemprov Jawa Barat dengan PW JQHNU.
“Harapannya dengan terselenggarakannya kegiatan ini akan terus bisa mensinarkan al-Qur’an di bumi Jawa Barat,” tandasnya.(Indah)








Tinggalkan Balasan