KUNINGAN, (FC).- Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Amtsilatik ke-XI yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Ilmi, Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Minggu (19/10).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi dunia pesantren dalam memperkuat peran santri di bidang pendidikan dan dakwah.

Wabup hadir didampingi Asisten Daerah (Asda) I Setda Kuningan dan Plh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Turut hadir pula Forkopimcam Ciawigebang, para pimpinan pondok pesantren, ustaz, santri, serta perwakilan Amtsilatik dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wabup Tuti menyampaikan apresiasi tinggi kepada pengurus Amtsilatik dan pihak Pondok Pesantren Nurul Ilmi yang berhasil menyelenggarakan kegiatan berskala nasional tersebut.

Ia menegaskan bahwa peran santri tidak hanya sebatas pada aspek keagamaan, tetapi juga harus menjadi motor penggerak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, saya menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya Munas Amtsilatik ke-XI. Semoga kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarpesantren, memperluas wawasan santri, dan melahirkan generasi yang berkarakter, berilmu, serta berakhlak mulia,” ujar Tuti.

Lebih lanjut, Wabup berharap hasil Munas dapat menjadi rekomendasi strategis bagi pengembangan sistem pembelajaran Amtsilatik serta penguatan jejaring dakwah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Munas Amtsilatik ke-XI ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional yang mempererat ukhuwah antarpesantren, sekaligus meneguhkan semangat santri sebagai pelopor dakwah, pendidikan, dan pembentukan karakter bangsa.(Angga/Job/FC)