Wabup Ayu Berikan Bantuan Seribu Benih Ikan Nila
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih memberikan bantuan bibit ikan nila kepada dua kelompok tani.
Kedua kelompok tani (kepoktan) tersebut adalah pertama kepoktan Mina Setu yang ada di Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, dan kepoktan Maha Tani Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang.
Masing-masing kepoktan tersebut menerima bantuan 500 ekor bibit ikan nila.
Ayu mengatakan, pihaknya menitipkan, agar yang sudah ia berikan jangan sampai bantuan ikan nila ini sia-sia, karena tidak tahu persis pemeliharaannya.
Maka dalam penyerahan bantuan tersebut pihaknya mengikutsertakan juga penyuluhnya.
“Seperti di Desa Setu Wetan, kepoktan Mina Setu ini memliki dua kolam dan sudah 10 tahun dia membudidaya ikan nila, hanya saja karena tidak ada pelatihan mengakibatkan hasilnya tidak maksimal. Kita berikan nila karena saat dipanen nanti keuntungan lebih besar ketimbang lele dan pemasarannya pun lebih lebih mudah,” kata Ayu kepada FC, Selasa (7/9).
Lanjut dia, ikan nila ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan, dan sudah besar serta langsung dapat dipanen.
Hasilnya dalam satu kilo bisa isi 5 ekor ikan nila. Harganya pun menjanjikan, yakni per kilo antara Rp25 ribu sampai Rp30 ribu.
“Dari 500 yang kita barrikan itu bisa 100 kg hasilnya. Dari situ bisa jadi modal awal. Kita tidak berikan induk, karena untuk pembesaran. Kalau induk agak mahal dan tersendiri pemeliharaannya,” sambungnya.
Masih kata Ayu, berbeda dengan kepoktan Mina Setu, kepoktan Maha Tani jauh sudah lebih profesional.
Mereka memiliki 18 kolam, dalam kolam tersebut terdapat ikan nila, lele dan nila merah.
“Lele seminggu panen dan pemasaran sudah bagus, hanya saja, belum ada pelatihan. Nanti biar lebih bagus dan berkembang lagi. Kita memiliki kelompok tani memang banyak, hanya saja yang diberi bantuan memang belum ada pelatihannya, perputaran pasarnya juga sudah berjalan, sehingga apabila ada yang memesan sudah bisa di layani dan sudah bisa meningkatkan ekonomi bagi Kelompok Tani tersebut,” jelasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan