INDRAMAYU, (FC).- Pelaksanaan penyuntikan vaksin Moderna di Kabupaten Indramayu akan dilaksanakan di 6 Puskesmas.

Pelaksanaannya sendiri akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 28 dan 30 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan vaksin moderna untuk disuntikkan kepada 4 ribu orang.

“Penyuntikan vaksin ini untuk dosis pertama dan kedua, sedangkan untuk penyuntikan vaksin moderna ini kita hanya lakukan di 6 puskesmas saja,” ujarnya saat ditemui disela kegiatan vaksinasi santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Falah di Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Rabu (25/8).

Deden menyampaikan, keenam puskesmas itu adalah Puskesmas Margadadi, Puskesmas Karangampel, Puskesmas Losarang, Puskesmas Jatibarang, Puskesmas Kandanghaur, dan Puskesmas Haurgeulis.

“Untuk Vaksin Moderna ini memang kita tidak melibatkan semua Puskesmas di Indramayu hanya beberapa saja, karena dalam penyuntikan vaksin jenis ini harus hati-hati,” ungkapnya.

Deden mengatakan, selain penyuntikkan Vaksin Moderna harus hati-hati, masa kadaluarsa vaksin juga sangat pendek dan ketika sudah dicampurkan harus segera dipakai.

“Untuk penyuntikannya nanti kita serentak di 6 puskesmas,” ujar dia.

Saat ditanya mengenai antusias warga, menurut Deden, antusias vaksin Moderna di Indramayu ini kurang karena masyarakat mungkin takut.

Mengingat sebelumnya diberitahu efek samping dari vaksin tersebut. “Rata Rata Vaksin Moderna ini peminatnya pekerja migran yang mau berangkat,” ungkapnya.

Deden menambahkan, sampai dengan saat ini, Dinkes Kabupaten Indramayu masih menerima masyarakat yang hendak mendaftar untuk disuntikan Vaksin Moderna.

“Untuk pendaftaran, masyarakat bisa mengaksesnya melalui link yang sudah disiapkan masing-masing puskesmas, memiliki link pendaftaran yang berbeda,” ungkapnya.

Deden  menyampaikan, pendaftar bisa memilih salah satu puskesmas tempat pelaksanaan vaksinasi moderna sesuai domisili terdekat, dan melakukan pendaftaran melalui link khusus.

Pendaftar kemudian mengisi data diri dan kondisi kesehatan pada link tersebut.

Para pendaftar juga diminta untuk memantau media sosial puskesmas yang dipilih untuk mengetahui undangan peserta vaksinasi.

“Jika masuk daftar undangan, pendaftar datang ke puskesmas tersebut sesuai jadwal hari dan jam yang ditentukan,” pungkasnya. (Agus)