KAB. CIREBON, (FC).- Imbas informasi di media sosial terkait dengan vaksinasi yang dilontarkan oleh dr Lois di beberapa media sosial sangat berdampak pada pelaksanaan vaksinasi di daerah.

Salah satunya saat pelaksanaan vaksinasi dosis kedua untuk pelayan publik, lansia dan masyarakat umum yang digelar di balai Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu (14/ 7) mengalami penurunan drastis.

Kepala UPT Puskesmas Kalimaro, Witono mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua sangat berbeda jauh dengan pelaksanaan vaksinasi dosis pertama, dimana antusias warga untuk melakukan vaksin hingga melebihi dari target.

Pada pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini, meski sudah dilakukan undangan baik tertulis maupun lewat SMS, bahkan diingatkan kembali ketika pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini, tetapi warga masih banyak yang yang tidak hadir untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua ini.

“Dari target yang mengikuti vaksinasi dosis pertama sebanyak 1.367 warga, vaksinasi dosis kedua ini di hari terakhir baru mencapai 252 orang. Diduga salah satu penyebabnya warga banyak terpengaruh dari medsos terkait vaksinasi ini, dari statement dr Lois di,” ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya bersama tim vaksinasi UPT Puskesmas Kalimaro berencana melakukan perpanjangan waktu pelaksanaan vaksinasi dosis kedua dengan cara mendatangi desa masing-masing untuk mengupayakan warganya yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama, agar melakukan vaksinasi dosis keduanya meskipun tenaga dan waktu itu tim vaksinasi UPT Puskesmas kalimaro sangat terbatas.

“Akan kita coba lakukan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua ini dengan mendatangi desa masing-masing,” terangnya.

Sementara kuwu Desa Dompyong Wetan, Warna, mengungkapkan, beberapa pengakuan dari warga yang pernah mengikuti vaksinasi dosis pertama ketika telah melakukan vaksin mereka mengalami demam, ditambah lagi gencarnya tentang opini vaksin di medsos yang membuat mereka terpengaruh.

Padahal demam yang dialami lebih disebabkan karena cuaca pancaroba yang membuat kondisi badan mereka seperti itu, bukan karena mereka telah melakukan vaksin.

“Kebanyakan alasannya karena sakit makanya kita maklumi, tetapi nanti tanggal 28 akan ada vaksinasi dosis dua, nanti akan dikabari lagi dan diharapkan bisa mengukuti, Pemdes akan ikut menjemput mereka yang sudah melakukan vaksinasi dosis pertama,” tuturnya. (Nawawi)