KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan H. Acep Purnama melakukan penjemputan terhadap bayi kembar siam bernama Hasna dan Husna asal Desa Mekarmukti Kecamatan Sindangagung yang telah menjalani operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Jumat (30/4).

Hasna dan Husna ini sebelumnya kembar siam dan berhasil dilakukan operasi pemisahan. Perawatan dan kondisi kedua bayi itu dalam keadaan sehat.

Saat dihubungi, Acep mengaku awalnya mengetahui ada warganya bernama Oom Komariah yang melahirkan bayi kembar siam.

Dia mengaku tahu bahwa yang bersangkutan orang Purwasari, ternyata suami dari Oom Komariah bernama Setiadi Nugraha orang disana.

“Mereka sekarang berdomisili di Mekarmukti di Kecamatan Sindangagung. Saya ke datang ke Purwasari, lalu kita upayakan ada penanganan, dan semua berperan, termasuk tim medis kita, dan komunitas Pengumpulan Donasi yang sangat luar biasa. Akhirnya melalui berbagai tahapan bisa ditangani di RSHS Bandung,” jelas Acep.

Dan kebetulan hari ini, Acep mengaku ada kegiatan di Bandung, dan juga mendapat kabar bahwa bayi kembar itu sudah bisa pulang. Dia berinisiatif untuk menjemput sekalian.

“Kewajiban kami untuk mengucapkan terima kasih kepada RSHS dan apresiasi dalam penanganan operasi kembar siam ini. Alhamdulilah tadi bertemu dengan Direktur dan seluruh tim medis yang terlibat, semua bersukacita atas keberhasilan ini, keberhasilan dalam menunaikan kewajiban terkait keilmuan yang sangat luar biasa, karena dokter di kita ini sudah hebat – hebat,” jelas Acep.

Informasi yang disampaikan Ketua tim operasi Kembar Siam, dr. Dikki Drajat menjelaskan operasi pemisahan Hasna Husna dilakukan pada 7 April 2021.

Jika dihitung dari sayatan pertama, operasi berjalan sekitar 6,5 jam, 3 jam lebih cepat dari estimasi awal.

Proses operasi berjalan relatif lancar, tidak ada kesulitan yang terlalu berarti kecuali saat pemisahan liver dan pemisahan selaput jantung, jadi jantungnya ada dua, selaputnya satu.

Dalam kesempatan itu dilakukan Berita Acara penyerahan pasien tertanggal 30 April 2021. Dalam hal ini Bupati Kuningan sebagai pihak kedua dan Direktur RSHS Bandung sebagai pihak pertama.

Dalam berita acara ini menyatakan pihak kedua telah menerima pasien Hasna dan Husna dengan orang tua, Setiadi Nugraha dan Oom Komariah Warga Desa Mekarmukti Kecamatan Sindang Agung dengan keterangan telah selesai dilakukan perawatan dan kondisi saat ini dalam keadaan sehat wal afiat serta sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Sementara, Ibu dari Bayi kembar siam, Oom Komariah mengaku bersyukur dan bahagia akhirnya anaknya bisa menjalani operasi kembar siam dengan lancar dan sekarang bisa pulang bersama Bupati Kuningan.

“Terimakasih kepada semuanya yang telah turut berpartisipasi atas kepedulian kedua anak saya. Tak ketinggalan para dokter dan staf perawat RSHS Bandung yang telah menjaga dan merawat Hasna-Husna selama di rumah sakit ini,” ungkapnya saat bertemu langsung Bupati Kuningan dengan penuh haru. (Ali)