KUNINGAN, (FC).- Setelah puluhan baliho Paslon Muhammad Ridho Suganda dan Kamdan (Ridho-Kamdan) nomor urut 2 dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab, sejumlah warga Kuningan mulai bergotong royong untuk memasang kembali baliho serupa di sejumlah wilayah.

Aksi solidaritas itu menunjukkan bentuk simpati masyarakat terhadap pasangan calon tersebut. Apalagi Paslon Ridho-Kamdan, kini tren elektabilitasnya semakin naik dari hasil survei yang dilakukan oleh lembaga independen.

Dadan, salah satu warga asal Darma menegaskan bahwa aksi perusakan ini tidak akan mempengaruhi dukungan warga terhadap Ridho-Kamdan. Sebaliknya, hal itu justru memotivasi masyarakat untuk bersatu dan menunjukkan dukungan mereka secara lebih nyata.

“Kami sebagai warga Kuningan sangat kecewa dengan perusakan ini. Perbuatan seperti ini tidak bisa ditoleransi karena merusak tatanan demokrasi yang seharusnya berjalan santun. Maka dari itu, kami bersama-sama mengganti dan memasang kembali baliho Ridho-Kamdan di beberapa tempat sebagai bentuk perlawanan terhadap tindakan yang tidak beradab ini,” ujar Dadan saat ditemui di sela-sela kegiatan gotong royong.

Lebih lanjut, Dadan mengajak semua pihak untuk menghormati proses Pilkada yang sedang berlangsung. Menurutnya, tindakan perusakan seperti ini justru hanya akan menjauhkan pelakunya dari simpati masyarakat.

“Ini juga menjadi peringatan bagi siapapun yang punya niat jahat. Masyarakat Kuningan tidak akan memberi tempat bagi mereka yang tidak menghargai proses demokrasi. Silakan berkontestasi dengan santun dan beradab, sehingga Pilkada di Kuningan bisa berjalan aman dan lancar,” jelas Dadan

Dengan gotong royong ini, lanjut Dadan, warga berharap Pilkada Kuningan 2024 dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

“Kita ingin Pilkada ini tidak hanya berlangsung damai, tetapi juga melahirkan pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyat dan membangun Kuningan ke arah yang lebih baik,” ujar Dadan.

Perusakan baliho ini menjadi salah satu insiden yang mengiringi jalannya Pilkada Kuningan. Meski demikian, semangat kebersamaan warga terus terlihat dalam upaya mempertahankan kedamaian dan kelancaran proses demokrasi. (Ali)