UPT P5A Babakan Luncurkan Sekolah Lansia Berbasis Digital
KAB.CIREBON, (FC).- Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) Kecamatan Babakan, DPPKB3A Kabupaten Cirebon, N Rina Sri Nurhayani menggiring sekolah lansia yang baru terbentuknya berbasis digitalisasi, dengan meluncurkan aplikasi SIPELARI (Sistem Pelayanan Lansia Mandiri).
Hal itu disampaikannya saat pelaksanaan sekolah lansia di Desa Babakan Gebang, Kabupaten Cirebon dengan menggandeng sekolah lansia smart Bina Keluarga Lansia (BKL) Setia, sebagai mitra strategis dalam implementasi program pada Jumat (14/11.
Rina panggilan akrab N Rina Sri Nuraeni mengatakan, dalam sosialisasi aplikasi SIPELARI tersebut ia menjelaskan, Desa Babakan Gebang dinilai menjadi lokasi yang tepat, mengingat telah memiliki sekolah khusus lansia, sehingga dapat menjadi pilot projek percontohan ramah lansia di Kabupaten Cirebon, khususnya di Kecamatan Babakan.
Bahkan sekolah lansia BKL Setia Desa Babakan Gebang meski baru dimulai Mei 2025, namun bisa lolos sebagai sekolah lansia terbaik tingkat Jawa Barat.
Rina yang saat ini tengah menjalani sebagai Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Kabupaten Cirebon menjelaskan, bahwa lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, memberikan pelayanan terbaik bagi mereka adalah sebuah kewajiban.
“Melalui SI PELARI, lansia bisa mendapatkan pelayanan komprehensif yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, sosial, ekonomi, hingga lingkungan,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara terpadu oleh berbagai instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Puskesmas dan Posyandu.
Rina juga menjelaskan, tujuan dari program SI PELARI, saat ini Indonesia sedang menghadapi fenomena transisi demografi, di mana jumlah penduduk lanjut usia (Lansia) mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas hidup lansia adalah melalui program Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran sepanjang hayat, kehadiran SI PELARI,
“SI PELARI hadir sebagai inovasi untuk menjawab tantangan dan kebutuhan lansia di era digital.” ujarnya.
Rina berharap program ini dapat meningkatkan kemandirian lansia melalui sekolah lansia berbasis kader dengan SI PELARI di Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon.
Ia menyebut implementasi SI PELARI dalam mendukung sekolah lansia memiliki berbagai manfaat, strategis bagi pengelola sekolah lansia, stakeholder terkait, kader maupun lansia, keluarga, pemerintah, dan masyarakat.
Ditambahkannya saat ini banyak lansia masih bergantung pada keluarga/pendamping dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu lansia kurang mendapatkan pendidikan kesehatan, mental, dan sosial yang terstruktur.
Terlebih tidak sedikit kader lansia belum optimal dalam mendampingi, dan masih terbatas jumlah dan kapasitasnya. “Dengan adanya program SI PELARI yang terintegrasi dengan sekolah lansia, diharapkan masalah-masalah tersebut dapat teratasi, sehingga para lansia dapat hidup lebih mandiri, sehat, dan berkualitas.” tandasnya.
Sementara Kuwu Babakan Gebang, Yeni Setiati menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap program Sistem Pelayanan Lansia Mandiri (SI PELARI) yang diinisiasi oleh Kepala UPTD P5A Kecamatan Babakan. Menurutnya, program ini sangat selaras dengan program sekolah lansia yang telah berjalan di desanya.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Kepala UPTD P5A Kecamatan Babakan yang telah menghadirkan program SI PELARI ini. Program ini sangat relevan dan sejalan dengan upaya kami di Desa Babakan Gebang dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui sekolah lansia yang kami adakan,” ujar Yeni.
Yeni pun menambahkan, program SI PELARI dapat menjadi pelengkap dan penguat bagi program sekolah lansia yang sudah ada. Dengan adanya SI PELARI, diharapkan pelayanan kepada lansia di Desa Babakan Gebang dapat semakin komprehensif dan terintegrasi.
“Kami berharap program SI PELARI ini dapat segera diimplementasikan secara optimal di Desa Babakan Gebang, sehingga para lansia dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Kami juga siap untuk berkolaborasi dengan UPTD P5A Kecamatan Babakan dalam menyukseskan program ini,” pungkasnya. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan